Background

gitaris terhebat indonesia

                                                



I Wayan Balawan (lahir di Gianyar, Bali, 9 September 1973; umur 38 tahun) adalah pemusik Jazz Indonesia. Balawan adalah seorang gitaris Jazz yang nama mencuat dan semakin difavoritkan di Indonesia dengan teknik bermain gitar Touch Tapping Style. Balawan membentuk Batuan Ethnic Fusion yang mengusung eksplorasi musik tradisional Bali.


Awal Karier

Sejak kanak-kanak Balawan gemar bermain gamelan Bali. Ia tumbuh dalam keluarga besar seniman musik tradisional Bali. Ketertarikannya pada gitar dimulai pada saat ia berumur 8 tahun dari kakak perempuannya. Pada usia 12 tahun membentuk band yang membawakan lagu-lagu rock bernama Maxel. Band ini cukup dikenal di Bali pada era 80an ketika mulai mengisi berbagai festival dan pegelaran musik di berbagai panggung musik di Bali. Band-band Bali yang membawakan musik rock yang tumbuh kembang bersama pada era Maxel salah satunya adalah: Harley Angels pemenang festival rock 1984 yang diselenggarakan Log Zhelebour. Pada era ini Balawan piawai memainkan musik-musik dari Deep Purple dan Van Halen. Grup bandnya bubar ketika Balawan menamatkan sekolahnya di SMA 1 Denpasar dan memutuskan untuk melanjutkan studinya ke Australia

Perjalanan Karier

Sydney Australia

Tahun 1993 Balawan dikuliahkan oleh ayahnya ke Australian Institute of Music di Sydney untuk memperdalam permainan gitarnya. Di sinilah ketertarikan Balawan terhadap musik jazz mulai tumbuh. Dengan wawasannya musiknya yang main berkembang justru menumbuhkan sebuah angan-angan baru bagi Balawan, ia berkeinginan mengangkat musik tradisional Bali, khususnya gamelan Bali sebagai bagian dari karakter permainan gitarnya.

Era Batuan Ethnic Fusion

Sepulangnya Balawan dari Australia, ia kembali ke tanah kelahirannya membentuk band Batuan Ethnic Fusion yang menggabungkan alat musik gitar, drum, bass dengan alat-alat musik tradisional Bali melahirkan sebuah aliran dalam jazz yang akan menjadi ciri khasnya sampai saat ini. Pada masa ini Balawan mulai mengembangkan teknik tapping yang dikenalnya ketika berusaha meniru Eddie Van Hallen pada masa kanak-kanak, ia berusaha memainkan nada-nada jazz dengan pentatonik nada-nada Bali dengan hampir semua jarinya. Perjumpaannya dengan Stanley Jordan dan berkesempatan untuk adu kemampuan makin menguatkan keahliannya dalam memainkan gitar. Bersama Batuan Ethnic Fusion Balawan melahirkan album Globalism dan disusul oleh album-albumnya yang lain.

Trisum

Tahun 2007 Balawan diajak oleh Tohpati dan Dewa Budjana menjadi bagian dalam proyek mereka yang bernama Trisum yang menggabungkan 3 talenta gitaris Indonesia.

Era Gong Maestro

Tahun 2011 Balawan merombak band Batuan Ethnic Fusion yang pernah dibentuknya menjadi sebuah band yang lebih banyak menonjolkan aliran musik tradisional Bali dengan penambahan perkusi kendang jawa.

Categories: Share

Leave a Reply